Tertib Lalu Lintas Yuk !

Angka kecelakaan lalu lintas dan tingkat pelanggaran di DKI Jakarta dinilai sudah sangat memprihatinkan. Polda Metro Jaya dan Pemerintah DKI Jakarta pun berencana memasukkan tertib lalu lintas dalam kurikulum dunia pendidikan.

Berdasarkan data Polda Metro Jaya, kasus kecelakaan lalu lintas terbanyak dialami para pengendara sepeda motor. Penyebabnya utamanya adalah karena faktor kelalaian dan tidak patuhnya pengendara motor terhadap rambu-rambu lalulintas.

Kecelakaan lalu lintas yang dialami sepeda motor pada tahun 2005 mencapai 3.499 kasus. Kemudian pada tahun 2006 meningkat menjadi 3.814 kasus, tahun 2007 mencapai 4.933 kasus, tahun 2008 meningkat lagi menjadi 5.898 kasus, dan tahun 2009 ini mencapai 6.608 kasus.

Selanjutnya untuk menekan angka kecelakaan lalulintas, yang setiap tahunnya cenderung mengalami peningkatan, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bekerja sama dengan PT Jasa Raharja, menggelar program Gerakan Bersama Pecinta Tertib Lalu Lintas. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas.

Program tersebut di sosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SMA dan SMK, mahasiswa, klub motor dan mobil, ojek mitra polisi, anggota satuan pengamanan, Dinas Pemadam Kebakaran, Supeltas (Sukarela Pangatur Lalu Lintas), anggota Polri dan Badan Layanan Umum (BLU).

Bahkan ke depan tertib lalu lintas akan dimasukan dalam kurikulum sekolah. Hal ini dirasakan sangat penting sebab pengetahuan lalu lintas perlu diajarkan sejak dini. Rencananya pendidikan lalulintas akan diberikan mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA, pada awal tahun ajaran baru mendatang.

“Pendidikan lalulintas akan diberikan mulai dari tingkat TK hingga SMA, sehingga setelah lulus SMA nantinya sudah mempunyai pengetahuan lalu lintas,” ungkap Wakil Kepala Polda Metro Jaya Kombes Pol Putut Eko Bayuseno seperti dikutip situs resmi Pemerintah DKI Jakarta, Minggu, 20 Desember 2009.

Putut menyebutkan, materi tentang lalu lintas akan diberikan secara berjenjang, sesuai dengan tingkatan pendidikannya. Terobosan terbaru ini, diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan yang banyak terjadi karena kurangnya pengetahuan lalu lintas pengendara.

“Ini memang investasi jangka panjang dan baru akan dirasakan beberapa tahun ke depan dan kita mulai dari sekarang,” paparnya.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Muhayat mengatakan, Jakarta merupakan daerah yang terkenal dengan kemacetannya. Diharapkan program baru ini menjadi salah satu upaya dalam mengatasi angka kecelakaan yang kerap terjadi di ibukota.

Apalagi sejak tahun 2005 silam, angka kecelakaan lalulintas setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Sehingga perlu ada penanganan yang lebih serius dan lebih baik lagi. “Pendidikan lalu lintas dimasukan dalam kurikulum merupakan salah satu upaya peningkatan kedisiplinan terhadap pengendara,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: